Ampuni hamba June 20, 2010
Posted by fukachan in Aloe EMOdine Anthrone, Antologi puisi.Tags: aku diri, cinta, emo, hati
trackback
Ya Rabbi
Ampuni hamba…
Rindu ini terkadang terbelokkan
Pikiran ini terbebaskan
Walau aku berusaha mengendalikan
Pikiran ini dalam genggaman,
Getarannya menggetarkan benang gita cinta
Ampuni hamba…
Jika rasa yang Kau Anugerahkan malah
Tersia-siakan
Tidak dihiasi dengan sabar dan syukur…
Ampuni hamba…
=================================
Jangan kau pikirkan apa-apa lagi, wahai yang bernama ‘kekasih’
Jika kau menyerahkan semuanya kepada Nya,
Apa yang kau khawatirkan?
Apa yang kau takutkan…?
Apa kamu percaya??
Aku tahu panca inderamu merasa kekosongan:
Sentuhan, aroma, lihat, dan dengar
Tapi itu kekosongan semu dan sesaat, sayang.
Ego mu membuat pemenuhan yang ada di sekitar itu tidak berarti.
Hey, ‘kekasih’.
Bergembiralah…
Orang yang berjuang di jalan ini
orang yang dilindungiNya, dicintaiNya, InsyaAllah
Jangan menangis, ‘kekasih’
Senyummu adalah lilin kecil yang benderang di kegelapan hatimu
Sedekah yang tak berujung
Lalu…setelah kau selesai di perhentian ini.
Bangkitlah
Ambil wudhlumu
Lempar setanmu
Berbasmallah
Dan bergeraklah….
Kamu bisa…wahai aku… ![]()

so sweet..:)
cieee,,, simpel & manis
awawawa…makasih banyak…(blush)