Serpihan jiwaku kembali… June 14, 2010
Posted by fukachan in Uncategorized.trackback
Bismillahirrahmaanirrahiim
Ini kisah tentang buku hijau bunga kecil penting milik saya –what a name!.
Aku mengetahui keberadaannya yang tidak ada di pagi hari Senin (14 Juni 2010) yang dingin. Tentunya, dinginnya pagi tidak mampu medinginkan kepalaku yang tiba-tiba ngebul oleh ketidakberadaan buku itu. Kenapa? Karena aku mau ngerjain Tugas Akhir, yang biasa kami sebut TA. Ya, di dalam buku itu ada data-data TA yang cukup penting.
Dengan keterbatasan memori, saya berusaha me-recall memori saya tentang buku itu: kapan dan di mana terakhir saya berinteraksi dengan buku itu. Sayangnya, seingat saya, tempat dan waktu terakhir itu adalah Sabtu kemarin sore di depan Lab Klinik di depan rumah sedangkan hari MInggu nya saya merasa tidak ngapa2in sama itu buku.

Cerita berlanjut sampai kegelisahanku yang membuat aku tidak jadi pergi ambil data dulu karena berniat mencari buku di rumah. Ada kemungkinan kebodohan dan kecerobohan saya yang menyebabkan buku itu diletakkan entah di mana. Akan tetapi, hasilnya nihil. Tidak ada yang melihat dan aku pun tidak menemukannya setelah aku mencarinya dengan cukup teliti di dalam rumah.
Aku pun menanyakan perihal buku ini ke teman terdekatku dan dia merasa dia melihat saya membaca buku itu di rumah teman yang kami kunjungi (pada hari Sabtu sore). Ya sudah, kami menyambangi rumah teman itu di sore harinya. Hasilnya? Masih nihil. Akan tetapi, teman terdekatku masih memberikan kemungkinan yang baik: ‘mungkin buku itu disimpan di kamarnya’. Dia juga menawarkan beberapa ide tapi karena aku merasa ga enak aku tolak idenya dan berniat pulang ke rumah.
Sesampainya di depan rumah, teman terdekatku ini menawarkan lagi ide untuk menanyakan ke Lab Klinik itu. Dan entah kenapa saya ini kok pembawaannya males. Setelah aku mengutarakan kemalasanku untuk bertanya ke tempat itu, entah kenapa juga kakiku melangkah ke sana.
Sebenarnya agak pesimis, karena seingatku dan menurut saya, agak muskil tu buku ada di sana. Akan tetapi, pas aku tanya ke mas-mas resepsionisnya…itu buku diam dengan tenang gitu dong di atas meja resepsionis. Dengan rasa senang campur terharu aku mengucapkan berkali-kali terimakasih ke mas tersebut. Ternyata buku itu sudah ditemukan oleh salah seorang pegawai lab tersebut di pagi harinya.
Akhirnya, serpihan jiwaku kembali…Alhamdulillah…Alhamdulillah….Alhamdulillah…-di rumah langsung sujud syukur.
Aku pun menghampiri teman terdekatku dengan senang. Bersyukur dan berterimakasih atas kemungkinan-kemungkinan optimisnya yang dia berikan pada saya. Dia juga telah mengorbankan waktunya untuk membantu mencarikannya…hiks….semoga kebaikannya itu bisa saya balas dan dibalas oleh Nya. Amin..>.<
Dan sambil saya menulis ini dari awal, di sebelah kananku, aku sudah ditemani si buku hijau bunga kecil itu..:3
Jangan pergi lagi ya…:3
NB:
Hikmah dari kejadian ini adalah:
- Kalo mau kerjain sesuatu, jangan ditunda-tunda. Nanti kamu ga akan bisa tahu pastinya kekurangan yang ada.
- Jangan nyerah! Jangan jadi pesimis gitu. Kalo kamu emang nganggap barang itu penting, cari ampe penghabisan..>.<;;/
- Jujur soal kelemahan itu bagus juga efeknya. Efeknya malah jadi muncul kebalikan dari kelemahan dan terkadang itu muncul secara tiba-tiba.
Alhamdulillah…
Comments»
No comments yet — be the first.